Feb 11, 2015 - 12

"Gila-Gila, Namun Sempurna Buat Saya" - Nabil Mahir

Bukan sekadar penyucian rohani kepada Yang Esa, kesempatan itu dimanfaatkan sebaiknya buat perjalanan peribadi.


 dxc-v-sdf.jpg
DOA NABIL KALA DI BAITULLAH
November 2013, Nabil Mahir seisi keluarga menunaikan umrah. Saat itu, Nabil dan Sarah belum mengenali antara satu sama lain. Malah kunjungan Nabil ke tanah suci nyata membuka pintu rahmat baru. Bukan sekadar penyucian rohani kepada Yang Esa, kesempatan itu dimanfaatkan sebaiknya buat perjalanan peribadi. Kata Nabil, “Pergi umrah banyak kali tapi itulah kali pertama saya menjejakkan kaki di Jabal Rahmah. Sahabat saya, seorang jurufoto ada memberitahu tentang kelebihan berdoa di situ supaya ditemukan jodoh. Lalu saya memanjatkan doa dan harapan di sana. Waktu itu, saya baru berkawan dengan seorang gadis lain, tapi kami belum kenal rapat. Saya menadah tangan berdoa, moga kalau benar telah Allah suratkan bahawa gadis itu adalah jodoh terbaik saya, maka biarlah Allah mendekatkan hati saya dengan hatinya. Tetapi, jika dia bukan jodoh saya, mohon lepas dan biarkan dia pergi dari saya. Bebaskan dia dari hati saya,” ujarnya tenang.
Selepas kepulangan Nabil ke tanah air, gadis itu masih membeku. Tidak memberikan  reaksi sama ada berminat meneruskan persahabatan atau tidak. Hanya beberapa bulan selepas itu, pertemuan antara Nabil dan Sarah terjadi. Saat itu, jauh di lubuk hati, Nabil seperti dapat merasai ia satu petanda bahawa pertemuan itu telah ditakdirkan. Dengan izin Tuhan, jalinan perasaan itu terjalin kukuh hingga kini.
Dapatkan Majalah InTrend edisi February 2015 di pasaran 

Majalah Intrend! Facebook, ikuti kami di Twitter and Instagram.


Topik: